Postingan

Menampilkan postingan dengan label Karya

Sastra Lama

Kelapangan Hati Seperti alunan sendu, Yang terdengar menyedihkan Mengukirkan luka… Yang membuatku takkan pernah lupa                 Tentang caramu…                 Tentang tatapan matamu                 Tentang perkataanmu…                 Seakan membongkar ruang hatimu                 Atas tanganmu sendiri                 Dan kau memperlihatkannya kepadaku Agar aku tau Agar aku bersedih Dan agar kau merasa puas Atas kehancuran hatiku…             ...

Sastra Lama

Dzikir Hamba Allah… Difajar ini hamba menyebutmu Dalam tasbih dan dzikir rinduku Mengharap sebuah bingkai Ridha-Mu                 Allah…                 Difajar ini hamba bergemung tentang-Mu                 Megharap sebuah rindu                 Yang akan mengantar hamba untuk berjamu dengan-Mu Allah… Hamba merindu-Mu Merindu semua tentang-Mu Tentang kuasa-Mu Tentang keindahan-Mu Merindu rahmat-Mu Merindu cinta agung-Mu Allah…                 Bukalah jiwa hamba                 Selamatkanlah jiwa hamba dal...

Sastra Lama

Nona Gadis Duhai merona, jangan tertawa Wahai nona, aku berduka Ratap tangis, hati kekal, Hilang akal Sembunyi paras, engkau menunduk Angkat wajah, Tatap rembulan, Tatap sombong, Pekik lantang, Rembulan tak seindah diangan Sembunyi paras. Jangan menunduk Engkau menang, Aku takut 

Sastra Lama

Lautan Duri Engkau datang pada rautan suara Pada Saat tak terduga Mata cantik serta wajah indah Melihatku dengan tatapan arah Aku yang tergoda akan cantiknya wajah, Telah bingung terpanah Dan Tak terfikirkan untuk berpisah                 Tapi   sekarang,                 Engkau busuk terpuruk                 tak seperti yang terbayangkan                 Mungkin cinta dariku terlalu menawan                 Seakan tak tahu sikap aslimu Dibelakangku, Engkau menusuk dengan duri selingkuhmu Aku menyesal telah mengenalmu Hati ini terlalu sakit untuk dinikmati Mungkin sudah dita...